
Bulan Dhulhijjah adalah bulan haji dan hari raya Idul Adha bagi ummat Islam seluruh dunia, salah
satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Allah lipatgandakan balasan bagi setiap amal shalih
yang dilakukan oleh Ummat Islam khususnya di 10 hari pertama bulan Dhulhijjah. Salah satu amal
shalih yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah menyembelih hewan kurban,
syariat yang telah diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS. Banyak ummat Islam yang
berkurban baik di masjid di tempat mereka tinggal atau disalurkan ke wilayah dan negara yang
lebih membutuhkan.
Pada hari Raya Idul Adha 2026 ini, Lembaga Kemanusiaan Jerman Muslimehelfen melalui
mitranya Yayasan Wahana Mandiri Indonesia (YWMI) Yogyakarta menyalurkan 12 ekor sapi
hewan kurban di 4 desa di Kecamatan Solok Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Sasaran Program Kurban 2026 di 4 desa tersebut terdiri dari Desa Mananga, Kawuta, Lamawai, dan
Desa Watanhura.
Penyembelihan hewan kurban akan dilakukan 2 hari yaitu pada tanggal 27 dan 28 Mei 2026 dengan
melibatkan tokoh masyarakat dan warga setempat dari mulai proses penyembelihan, pemotongan
daging kurban, pengemasan hingga penyaluran kepada masyarakat setempat. Penyembelihan di hari
pertama akan dilakukan seusai melaksanakan shalat Idul Adha di Desa Menanga sebanyak 7 ekor
sapi untuk dibagi bagi warga Desa Menanga dan Kawuta. Sementara pada hari kedua
penyembelihan dipusatkan di Desa Lamawai sebanyak 5 ekor sapi untuk disalurkan bagi warga
Lamawai dan Watanhura. Setiap 1 ekor sapi akan dibagikan kepada 80 keluarga. Dari 12 ekor sapi,
diharapkan akan ada 960 keluarga sebagai penerima manfaat yang mendapatkan daging kurban di 4
desa tersebut.
Pemilihan 4 desa di Kecamatan Solok Timur ini berdasarkan karena minimnya hewan kurban yang
ada di 4 Desa yang warganya sebagian besar beragama Islam. YWMI sebagai lembaga pelaksana
Program Kurban dari lembaga Muslimhelfen Jerman mencari titik distribusi hewan kurban dengan
melihat prioritas kebutuhan di sasaran program. YWMI berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan
tokoh setempat untuk penyaluran hewan kurban agar bisa membantu masyarakat di pelosok yang
belum ada atau minim hewan kurban. Masyarakat antusias untuk membantu segala sesuatu terkait
persiapan dan pelaksanaan Program Kurban 2026 ini.
Program ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan daging kurban untuk memenuhi kebutuhan
protein hewani dan gizi bagi keluarganya utamanya di daerah yang masih kekurangan hewan
kurban. Suharti, Manager YWMI berharap agar melalui Program Kurban 2026 ini, masyarakat di
Solok Timur dapat merasakan kebahagiaan dalam merayakan Idul Adha dengan menikmati daging
kurban bersama keluarga dan tetangga. (Tim YWMI)


Add Comment